Fiber Optik sebagai Media Transmisi, Kenali juga jenisnya

Fiber optik adalah saluran transmisi yang dibuat menggunakan plastik atau kaca, dimanfaatkan sebagai sarana transmisi data, yakni dengan merubah sinyal listrik ke cahaya. Dan cahaya pada bagian dalam serat optik akan sulit keluar dikarenakan indeks bias kaca lebih besar dibandingkan indeks bias udara. Adapun sumber cahaya yang dimanfaatkan yakni laser. Mungkin Anda bertanya mengapa memakai laser? Alasannya karena laser memiliki spektrum sempit, kecepatan transmisi dari serat optik benar-benar tinggi, karena itu benar-benar bagus dipakai untuk saluran komunikasi. Mari baca selengkapnya.

Fiber Optik sebagai Media Transmisi, Kenali juga jenisnya

Jenis-jenis Serat Optik


Ini perlu Anda ketahui juga, serat optik itu terdiri atas 2 bagian, yakni:

  • Cladding
  • Core

Cladding merupakan selubung dari core. Cladding ini memiliki indeks bias yang lebih rendah dibandingkan core, memantulkan kembali cahaya, di mana cahaya tersebut keluar dari core, dan dipantulkan kembali ke dalam core.

Fiber Optik dan Sistem Komunikasi

Penemuan fiber optik untuk media transmisi di suatu system komunikasi didasarkan ke hukum Snellius, yakni perambatan cahaya di media transparan, contohnya kaca yang dibuat dari kuartz tinggi, dibentuk menggunakan 2 lapisan utama, yakni lapisan inti (Core), berlokasi di lapisan paling dalam, memiliki indeks bias n1, dilapisi cladding, memiliki indeks bias n2, jadi lebih kecil dibandingkan n1. Berdasarkan hukum Snellius apabila seberkas sinar itu masuk di suatu ujung dari fiber optik, atau media yang transparan, pada sudut kritis & sinar tersebut datang melalui medium dengan indeks bias yang lebih kecil dibandingkan udara, ke inti fiber optik atau kuartz murni, dengan indeks bias lebih besar, jadi keseluruhan sinar pun akan merambat sepanjang core, atau inti fiber optik ke ujung yang satu.

Jenis Fiber Optik Populer


Belakangan ini terdapat 3 jenis atau type fiber optik yang favorit dimanfaatkan untuk sistem komunikasi, yakni:

  • Multimode Step indek
  • Multimode Graded
  • Single Mode


Kelebihan dari kabel Jaringan Fiber Optik


  1. Bandwidth kabel tidak perlu diragukan lagi sebab bisa membawa paket-paket berkapasitas besar, dapat tembus 1 gigabyte per detiknya.
  2. Bisa beroperasi pada kecepatan yang benar-benar tinggi ketika membawa informasi ataupun data, bahkan lebih tinggi apabila Anda bandingkan ke kabel jaringan Coaxial maupun kabel Twisted Pair. Untuk kecepatan transfer datanya sendiri bisa mencapai hingga 1000 mbps.
  3. Tidak berbeda jauh dibandingkan kabel jaringan STP, di mana kabel jaringan fiber optik pun kuat pada intervensi elektromagnetik yang dari sekitar kabel.
  4. Dikarenakan bukan mengirim sinyal listrik tetapi gelombang cahaya, maka kabel fiber optik bisa mengatasi berbagai masalah gangguan gelombang frekuensi dari bahan elektrik. Karena itu kabel jenis ini benar-benar ideal digunakan untuk kawasan yang memang dikelilingi oleh gelombang dengan frekuensi yang cukup tinggi.
  5. Kabel jaringan jenis fiber optik memiliki diameter yang tipis dan kecil, dan bobotnya pun ringan, sehingga seperti yang Anda ketahui, proses instalasi dari kabel fiber optik pun tentu lebih mudah dan lebih fleksibel.


Kekurangan dari kabel jaringan fiber optik


  1. Apabila rusak, proses perbaikan instalasi dari kabel fiber optik cukup kompleks dan tenaga ahli diperlukan untuk itu.
  2. Kabel jaringan jenis fiber optik ditakutkan dapat menyerap hidrogen, sehingga bisa mengakibatkan loss data.
  3. Harga dari kabel fiber optik terlalu mahal, khususnya apabila dibandingkan kabel UTP yang murah meriah, tetapi sesuai dengan kualitas transfer data tentunya.


Sekian artikel tentang menggunakan fiber optik sebagai media transmisi dan kenali juga jenis-jenisnya, semoga bermanfaat.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related: Fiber Optik sebagai Media Transmisi, Kenali juga jenisnya

0 komentar:

Post a Comment