Serangan Malware, Pada Web dan Ponsel

Malware ini hingga sekarang masih merajalela, bahkan serangan infeksi malware bukan hanya pada komputer, melainkan juga hingga website dan ponsel! Karena itu sangat penting bagi Anda untuk membaca artikel ini hingga selesai. Di beberapa waktu terakhir, sudah banyak website yang diblacklist oleh Google, disebabkan oleh masalah malware injection. Untuk masalah injection itu sendiri, diduga disebabkan oleh pemakaian timthumb di design atau template website tersebut. Timthumb memang merupakan salah satu celah, tetapi selain timthumb tersebut, masih banyak celah yang dapat dijadikan serangan oleh malware pada sebuah website. Mari baca selengkapnya.

Serangan Malware, Pada Web dan Ponsel

Serangan malware pada Website


Serangan tersebut tak terbatas menyerang web yang menggunakan engine tertentu, contohnya Wordpress, Drupal, dan Joomla. Tetapi malware pun dapat menyerang website yang dibuat menggunakan php, bahkan malware terkadang melakukan serangan pada .htaccess yang merupakan database, dan umumnya malware ini akan men-redirect halaman website Anda. Dengan begitu Anda akan kehilangan visitor. Karena visitor website Anda dialihkan oleh malware tersebut. Selain itu biasanya pengalihan tersebut berisikan kode-kode yang dapat merugikan pengunjungnya, contohnya adalah phishing dan masih banyak lagi.

Cara Mengatasi


Anda harus mencari script yang menjadi sumber masalah, script malware tersebut. Istilah untuk script malware ini yakni badware. Jika Anda kesulitan mencarinya, Anda dapat meminta bantuan pihak hosting atau teman Anda yang memang mahir mengenai masalah ini. Anda harus mencari akar masalahnya.

Setelahnya, Anda mintalah review ke pihak stopbadware.org dan review ke pihak Google. Sebab sebelumnya Google mungkin sudah melakukan blacklist pada website Anda karena masalah malware tersebut. Untuk request review pada pihak Google, sudah ada caranya. Anda cukup mengakses google.com/webmasters/tools. Daftarkan website Anda, lakukan verifikasi (Ikuti petunjuk yang ada untuk verifikasi). Setelah terverified, berikutnya ini yang penting. Anda masuk menu Overview > Review Site. Tetapi pastikan sebelum melakukan langkah ini, website Anda sudah benar-benar bersih dari malware.

Kembali berdiskusi mengenai stopbadware.org. Di mana sebelumnya Anda juga meminta mereka untuk mereview website Anda. Apabila memang situs Anda sudah dibersihkan dari malware atau badware, maka pihak stopbadware pun akan mengontak pihak Google, kemudian pihak Google akan mereview langsung. Sesudah website Anda diperiksa dan dinyatakan jika benar-benar bersih dari malware atau badware, maka membutuhkan waktu kurang lebih 2 x 24 jam untuk proses penghapus label malware pada SERP Google untuk situs Anda. Dan situs Anda pun dapat kembali normal, khususnya peningkatan visitor dari search engine kembali seperti sedia kala, sebelum terserang oleh malware.

Infeksi Malware pada Ponsel


Ponsel khususnya yang menggunakan OS Android juga harus waspada terhadap infeksi malware. Jangan sampai kinerja ponsel Anda terganggu oleh malware. Untuk menghindari, ketika Anda menginstall aplikasi pada ponsel, sebaiknya pastikan terlebih dahulu jika aplikasi tersebut dibuat oleh developer yang jelas. Karena biasanya malware disusupkan melalui aplikasi tersebut. Apalagi aplikasi tersebut gratis dan masih baru, serta dikeluarkan oleh developer yang tidak jelas. Memang untuk mengurangi resiko, Anda bisa mendownload aplikasi dari Google Play. Tetapi itu juga tetap tidak menjamin.

Anda juga dapat mendownload aplikasi anti malware di Android. Dengan begitu ponsel Anda akan lebih terproteksi. Untuk yang gratis, salah satunya adalah Hornet Antivirus Free. Silahkan Anda search di Google Play. Sekian artikel mengenai serangan atau infeksi Malware, pada web dan ponsel, semoga bermanfaat.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related: Serangan Malware, Pada Web dan Ponsel

0 komentar:

Post a Comment